The Latest

Desa Blingoh terdapat air terjun yang bernama Air Terjun Manten atau ada juga yang menyebut Air Terjun Lanang Wedok.

Legendanya dulu ada yang nikah naik kereta kuda dan melintasi sungai dan akhirnya terpeleset ke jurang dan akhirnya dinamakan Jurang Manten, dn hebohnya ada belati (pecut) di dalam batu tapi masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Bagi kalian yang singgah di air terjun ini, please cukup menikmati saja, jangan mengambil sesuatu kecuali gambar, dan jangan tinggalkan apapun dimanapun kalian berkunjung kecuali jejak kaki di tanah. Kamu gak nambah ganteng atau cantik dengan meninggalkan tulisan nama di batuan. Kamu gak akan nambah populer dengan nulis nama kota nama genk mu dan nama pacar kamu. Jadilah penikmat alam yang bijak, bawalah sampah kalian pulang. Tukang corat-coret (vandalism) itu norak ya..! 



Air Terjun Jurang Nganten terdapat di  dukuh Turung, desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Air Terjun Jurang Nganten dalam bahasa jawa Jurang berarti Jurang, sedangkan Nganten berarti Pengantin, jadi Air Terjun Jurang Nganten artinya Air Terjun Jurang Pengantin. Air Terjun Jurang Nganten berupa terjunan air yang mengucur pada dinding bukit yang tegak.  Lokasi air terjun jurang nganten cukup sepi dan tenang. Air Terjun ini 20 km dari kota Jepara.

Legendanya dahulu pada zaman wali ada sepasang pengantin yang tidak direstui oleh orang tua mempelai wanita. Namun mereka tetap melangsungkan pernikahan, kemudian sepasang pengantin baru ini pergi mengendarai kereta, tapi kereta ini tidak ditarik oleh kuda melainkan oleh kerbau.

Mereka pergi menyusuri sungai hingga pada akhirnya mereka terjerumus ke jurang. Dan jurang tersebut adalah air terjun yang dimaksud.  Itulah asal muasal kenapa air terjun ini disebut dengan Air Terjun Jurang Nganten, dimana jurang artinya tebing yang terjal dan nganten adalah pengantin.  Dengan demikian Jurang Nganten maksudnya adalah jurang tempat dimana pengantin terjerumus.
Untuk lebih mengetahui jelas tentang air terjun juranganten. anda dapat mengunjunginya disini.

Bagi kalian yang singgah di air terjun ini, please cukup menikmati saja, jangan mengambil sesuatu kecuali gambar, dan jangan tinggalkan apapun dimanapun kalian berkunjung kecuali jejak kaki di tanah. Kamu gak nambah ganteng atau cantik dengan meninggalkan tulisan nama di batuan. Kamu gak akan nambah populer dengan nulis nama kota nama genk mu dan nama pacar kamu. Jadilah penikmat alam yang bijak, bawalah sampah kalian pulang. Tukang corat-coret (vandalism) itu norak ya..! 
 Pantai Ujung Piring terletak di Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, tepatnya di Desa Sekuro.
Salah satu pesisir Pantai yang masih sangat jarang dikunjungi di Jepara adalah pantai ujung piring, pantai ini terletak di antara tiga desa yaitu Jambu, Blebak dan Sekuro. Kawasan ini sebenarnya direncanakan untuk pembuatan PLTU, tapi terkendala dengan masalah pembebasan tanah warga. Pantai yang paling indah dan dapat digunakan untuk mandi berbentuk seperti teluk. Sekarang sedang tahap pengembangan agar lebih indah penaataan pesisirnya. Kawasan ini sebenarnya lebih banyak rawa dan tambak, serta banyaknya pohon bakau yang berfungsi untuk menghindari abrasi air laut.


Rutenya:
Pantai Ujung Piring terletak di sebelah Pantai Blebak. Rute menuju Pantai Ujung Piring yaitu, setelah sampai Pantai Blebak masuk sedikit ada pertigaan kiri jalan lalu ambil arah kiri terus sampai ada pertigaan ambil arah kiri lagi terus ikuti jalan batako entar pasti nyampe.
setelah sampai pantainya, lalu kamu berjalan kaki ke arah kanan kira-kira 50 meter pasti nyampe.

Semoga Pemerintah Desa setempat melakukan pengembangan wisata pantai di Pantai Ujung Piring  ini tidak menghilangkan asal struktur ekologisnya. Pesisir pantai merupakan tempat penting sebagai muara sungai dan ujung tombak menghadang naiknya air laut ke permukaan.


Bagi kalian yang singgah di pantai ini, please cukup menikmati saja, jangan mengambil sesuatu kecuali gambar, dan jangan tinggalkan apapun dimanapun kalian berkunjung kecuali jejak kaki di tanah. Kamu gak nambah ganteng atau cantik dengan meninggalkan tulisan nama di batuan. Kamu gak akan nambah populer dengan nulis nama kota nama genk mu dan nama pacar kamu. Jadilah penikmat alam yang bijak, bawalah sampah kalian pulang. Tukang corat-coret (vandalism) itu norak ya..!